Cantik kata saya

Standar kecantikan yang sering kita jumpai selama ini adalah kulit putih, tubuh langsing, kulit glowing, dan rambut lurus. Padahal, tidaklah demikian. Kecantikan memiliki nilai yang sangat subjektif, tentu ini membuat pandangan orang tentang perempuan cantik bisa berbeda-beda.Cantik  itu relatif.Kecenderungan bagi wanita modern saat ini yakni munculnya bias bagi persepsi soal bagaimana arti dan makna kencantikan sesungguhnya. Ada yang percaya bahwa fisik menawan nan memesona harus dikejar dan diperjuangkan demi gambaran utuh kecantikan. Namun, ada juga yang percaya bahwa wajah cantik saja bukanlah apa apa jika tidak ditunjang dengan perilaku yang baik. Namun, jika kita mau jujur di dalam hati, kecantikan sebenarnya sangat relative dan abu-abu. Definisi dari sebagian orang akan berbeda atau justru berbanding terbalik dengan definsi orang lainnya.Daripada harus menuntut dan menyiksa diri dalam jeratan kapitalisme dan komodifikasi kecantikan, wanita masa kini tentu haruslah dibekali cara berfikir dari sudut yang berbeda. Daripada tenggelam dalam obsesi dan rasa tak puas diri dalam gambaran ideal wanita cantik yang tak ada habisnya, seorang wanita harus memiliki prinsip sekuat baja. Bahwa menuruti standar kencantikan akan sangat melelahkan dan terjebak dalam lingkaran setan tak berujung dan bersifat semu nan fana. Mereka haruslah diyakinkan bahwa sebuah daya pikat dan ketertarikan yang cukup mendasar tak hanya datang dari kacantikan fisik semata.Apa lagi kalau bukan kecantikan karakter dan nilai diri seorang wanita. Secara obyektif, sebenarnya wanita cantik bisa datang dari mereka kaum perempuan dengan karakter pribadi menawan, bakat-bakat mengesankan, keahlian yang patut diacungi jempol, nilai-nilai diri yang mengagumkan, hingga sikap dan cara berfikir positif dan membangun yang layak untuk diapresiasi .Perempuan harus menyadari bahwa kecantikan fisik bukanlah suatu ajang perlombaan yang harus dimenangkan. Ukuran kecantikan sosial tidak akan pernah habisnya sampai kapanpun. Stigma yang sudah tertanam pada sebagian orang, jangan sampai membuat kita merasa insecure, hal tersebut perlu kita lawan dengan penuh rasa syukur. Percayalah bahwa kita semua mempunyai keunikan dan kelebihannya masing masing, yang belum tentu orang lain punya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jambu Tua